Kegiatan Posyandu Desa batursari

                                                 Kegiatan Posyandu Batursari

BATURSARI 05/10/2020, kegiatan Posyandu Desa batursari yang laksanakan pada hari sabtu tanggal 03//10/2020 dengan pemberian makanan tambahan ( PMT ),mengukur tinggi badan,menimbang berat badan,hadir juga bidan Desa Ibu Ika dan juga kader.poyandu.

                                                                                   PMT BALITA

Di Indonesia masalah gizi kurang merupakan salah satu faktor penyebab kematian bayi. Keadaan itu disebabkan oleh asupan gizi yang kurang mencukupi kebutuhan gizi balita. Oleh sebab itu, untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi anak dan balita, pemerintah mengembangkan program yang disebut Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk biskuit yang aman dan bermutu serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan balita. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ada dua macam yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) penyuluhan. Keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang dibutuhkan oleh balita.

PMT Pemulihan diberikan dalam bentuk makanan atau bahan makanan lokal. Hanya dikonsumsi oleh balita gizi buruk dan sebagai tambahan makanan sehari-hari bukan sebagai makanan pengganti makanan utama. Sedangkan, PMT Penyuluhan diberikan sebagai penyuluhan kepada orang tua balita tentang makanan kudapan (snack) yang baik diberikan untuk balita. Perbedaan utama dari kedua jenis PMT ini adalah tujuan dari pemberiannya.

Apa Pentingnya Biskuit Makanan Tambahan Balita dari Posyandu?

PMT pemulihan yaitu makanan pendamping ASI dalam bentuk biskuit yang mengandung 10 vitamin dan 7 mineral. Biskuit hanya untuk anak usia 12 – 24 bulan, dengan nilai gizi: energi total 180 kkal, lemak 6 gram, protein 3 gr. Jumlah persajinya mengandung 29 gr karbohidrat total, 2 gr serat pangan, 8 gr gula dan 120 mg natrium. Makanan Tambahan Balita juga diperkaya dengan 10 macam vitamin (A, D, E, K, B1, B2, B3, B6, B12, Folat) dan 7 macam mineral (Besi, Iodium, Seng, Kalsium, Natrium, Selenium, Fosfor). PMT pemulihan ini diberikan sekali dalam satu hari selama 90 hari berturut-turut atau 3 bulan.

Ketentuan Pemberian Makanan Tambahan Balita

  1. MT diberikan pada balita 6-59 bulan dengan kategori kurus yang memiliki status gizi berdasarkan indeks BB/PB atau BB/TB dibawah -2 SD (tanyakan pada dokter atau petugas posyandu terdekat mengenai perhitungan ini!)
  2. Tiap bungkus MT Balita berisi 4 keping biskuit (40 gram)
  3. Usia 6 -11 bulan diberikan 8 keping (2 bungkus) per hari
  4. Usia 12-59 bulan diberikan 12 keping (3 bungkus) per hari
  5. Biskuit dapat langsung dikonsumsi atau terlebih dahulu ditambah air matang dalam mangkok bersih sehingga dapat dikonsumsi dengan menggunakan sendok
  6. Setiap pemberian MT harus dihabiskan
  7. Pemantauan pertambahan berat badan dilakukan tiap bulan di Posyandu
  8. Bila sudah mencapai status gizi baik, pemberian MT pemulihan pada balita dihentikan. Selanjutnya mengonsumsi makanan keluarga gizi seimbang
  9. Dilakukan pemantauan tiap bulan untuk mempertahankan status gizi baik

                                                                        menimbang berat badan

                                                                         mengukur tinggi badan

Usia balita adalah periode pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Oleh karena itu, balita perlu mendapat perhatian, karena merupakan kelompok yang rawan terhadap kekurangan gizi. Pemberian Makanan Tambahan kepada balita perlu dilakukan secara benar sesuai aturan konsumsi yang dianjurkan oleh posyandu. Pemberian makanan tambahan yang tidak tepat sasaran, tidak sesuai aturan konsumsi, akan menjadi tidak efektif dalam upaya pemulihan status gizi sasaran serta dapat menimbulkan permasalahan gizi.

Selain pemberian makanan tambahan ( PMT ) juga di lakungan pengukuran tinggi badan dan menimbang berat badan semua itu di lakukan untuk melihat dan juga mengontol tumbuh kembang anak ,yang di harapkan balita di Desa Batursari menjadi balita yang sehat,gizi sehat seusai yang di harapkan .

 

Perangkat Desa Sadi

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan