Vaksin Covit 19 Bagi Pelayanan Publik bagi Perangkat Desa Batursari

 

 

BATURSARI 31 Maret 2021

batursari-batangan,desa.id,, Pelaksanaan Vaksin Covit 19 Tahap 2 bagi pelayanan publik termasuk perangkat Desa Batursari yang telah di laksanakan kemarin pada tanggal 28 Maret 2021 di Puskesmas Batangan mulai jam 08.00 Wib sampai selesai.

 vaksinasi dilakukan sebanyak dua kali secara bertahap dalam waktu 14 hari. Proses pemberian vaksin pun tidak sama dengan vaksin lain, karena harus melalui empat tahapan.Setiap orang yang akan divaksin istilahnya harus melalui empat pos. Mereka akan diperiksa dan skrining sebelum disuntik.

Tahapan pertama, orang yang akan disuntik vaksin harus lolos verifikasi pendaftaran melalui aplikasi ‘Peduli Lindungi’. Kemudian ke pos dua untuk skrining dan anamnase. Di pos ini calon penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta (comorbid).

Pos dua ini akan diberikan pertanyaan sebanyak 16 item termasuk ada tidaknya penyakit bawaan. Jika ada satu saja item yang tidak sesuai syarat, maka dia tidak boleh menerima vaksin.

Jika lolos di pos dua, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin corona yang berada di pos tiga. Usai disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di pos empat. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadin Ikutan Pasca Imunisasi).

masa observasi ini, akan dipantau gejala klinis yang muncul pasca pemberian vaksin. Jika timbul efek samping dari vaksin berupa gejala klinis akan dimasukkan ke kamar KIPI.

Kepala Puskesmas Batangan  menegaskan, efek samping yang muncul atau KIPI tidak membahayakan. Biasanya gejala yang muncul adalah faktor alergi seperti vaksin vaksin lain.

“Kita juga sudah praktikkan dalam simulasi bila muncul KIPI setelah disuntik. Biasanya karena alergi seperti vaksin lain. Ini bisa ditangani oleh petugas.

Karena harus melalui empat prosedur, pelaksanaan vaksin ini akan memakan waktu 45 sampai 50 menit tiap orang.

Semoga dengan di  lakukan pemberian vaksin ke 2 ini dapat membuat antibodi tubuh menjadi kuat dan bisa memutuskan rantai penyebaran virus corona ini bagi masyarakat terutama bagi pelayan publik hususnya perangkat desa.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan