Sejarah Desa

 

Tertulis / terdengar cerita daerah pedesaan yang subur, tumbuhan yang menghijau, di atas tanah yang datar di tumbuhi pohon dan semak yang masih lebat, hiduplah sekelompok masyarakat rukun dan damai meskipun penduduk  dalam kehidupan primitif, Desa Batangan orang menyebutnya. 21 Km kearah timur Kabupaten Pati. Konon desa Batangan merupakan pemekaran dari desa desa Se Kecamatan Batangan.

Dari situlah Desa Batangan telah beralih nama dengan sebutan Seten ( Ibukota Kecamatan ) yang terdiri dari 18 Desa.

Desa Batangan, lama – kelamaan menjadi ramai dengan adanya pendatang yang ingin menetap dan tinggal di desa itu. Sebelah timur barat Desa Batangan dulunya ada sungai besar yang dapat dilewati oleh perahu perahu besar sehingga banyak pendatang yang ingin singgah di Desa Batangan, terutama saudagar saudagar / pedagang  yang mau menjual dagangannya. Mereka berbaur dengan masyarakat sehingga terjadilah komunikasi yang baik dan akhirnya warga mengenal dan akrab dengan orang orang pribumi, karena banyaknya batur ( teman ) yang  datang di desa menjadi baik dan menguntungkan akhirnya kata Sari diambil dari inti persaudaraan, disitulah dapat dijabarkan bahwa Desa Batursari awal dari sebuah cerita tersebut.

Konon Sunan Bonang dengan Dampo Awang berseteru adanya 2 buah sungai  besar yang mengitari Desa Batursari,  Sunan Bonang keberatan kalau kapal Dampo Awang melintas di sungai itu alasan Dampo awang merapat ke Desa Batursari karena masyarakat menghendaki agar kebutuhan ekonomi tercukupi dan pedagang bisa berjualan dan merapat disungai barat, Sunan Bonang tetap ngotot agar Dampo Awang memindahkan kapalnya ke sungai timur ( Delok Kaliori ), terjadilah pertentangan kedua belah pihak dengan perang magig adu kekuatan akhirnya Sunan Bonang yang sungai itu menyebut sawah sedangkan Dampo Awang menyebut kali, mereka berdua berkata sawah dan kali, Sunan Bonang berkata Sawah Dampo Awang berkata kali jadilah bunyinya sawah – kali, sawah-kali, sawah-kali akhirnya sungai yang berada dibarat persis desa Batursari menjadi sawah kali dan sampai sekarang masih kelihatan jalur sungainya.Konon sungai itu besar dan lebar karena untuk perjalanan kapal kapal pesiar yang menuju laut.